Cerita dibalik nama #ILOVESMD

Assalamualaikum Wr.Wb.
Salam sejahtera untuk kita semua
Salam #ILOVESMD hehe,
Mulai darimana ya? mungkin tulisan ini adalah tulisan pertama saya, entah kenapa muncul keinginan untuk menulis padahal sama sekali ga tau gimana caranya. dibantu yak *ala pa tarno, prok prok prok
Okeh lah, mungkin saya mulai bercerita tentang hal-hal yang melatarbelakangi Kaos Asli Sumedang yang sekarang kita kenal dengan #ILOVESMD. Ide membuat Merchandise bertema Sumedang merupakan satu dari berbagai ide yang muncul di otak saya untuk mencoba mengenalkan Sumedang lebih luas lagi. Banyak sekali kegiatan yang saya dan kawan-kawan lakukan untuk mengenalkan Sumedang, Sekitar tahun 2004/2005 saya bersama kawan yang tergabung dalam KABISAT Enterprise mecoba menyusun kegiatan yaitu Lomba Lukis Tingkat TK/SD/SMP/SMA dan Umum se-Kabupaten Sumedang yang kebetulan kegiatan tersebut masuk dalam Agenda Dinas Kebudayaan dan Pariwisata pada waktu itu yang bertepatan dengan Ulang Tahun Sumedang yang di selenggarakan di Museum Sumedang. Alhamdulillah kegiatan tersebut dibuka oleh Bapak Bupati Sumedang Bpk. Don Murdono. 

Mengapa kami mengadakan lomba tersebut di lokasi Museum? Ya betul, Hal tersebut semata-mata untuk mengenalkan dan menambah rasa cinta terhadap Sumedang sejak dini kepada adik-adik kita, terkesan muluk2 memang. Namun kami mempunyai keyakinan bahwa akan ada hal-hal yang positif tentang Sumedang yang mereka bawa setelah pulang dari kegiatan tersebut, yah walaupun sedikit tapi setidaknya ada lah, hehe. Kegiatan tersebut merupakan awal untuk mewujudkan beberapa ide yang selalu muncul tentang Sumedang, sampai akhirnya sekitar tahun 2008/2009 saya yang bergabung dengan Organisasi Kepemudaan FOKUS MAKER yang pada saat itu diketuai oleh A. Dadan Setiawan  (punten kang namina kababawa) haha. 

Okeh lanjut ah, di sini seolah-olah saya menemukan kawan yang mempunyai keinginan yang sama. Akhirnya saya diberikan kepercayaan untuk menjadi Ketua Pelaksana dalam kegiatan Master Plan Pariwisata Kabupaten Sumedang yang mempertemukan para stake holder (Pelaku wisata, Organisasi Kepemudaan, Masyarakat serta Media) dan Pemerintah Kabupaten Sumedang yang pada waktu itu hadir Bapak Taufiq Gunawansyah yang menjabat sebagai Wakil Bupati Sumedang. Dalam acara tersebut ada tanya jawab antara berbagai elemen dan pemerintah. Respon positif diberikan oleh Bpk Wakil Bupati pada saat itu, muncul beberapa poin dari kegiatan yang diselenggarakan di Aula Gedung Negara tersebut. 

Yups walaupun tindak lanjut dari acara tersebut belum terwujud akan tetapi cukup memberikan kepuasan tersendiri bagi saya karena unek-unek pelaku wisata kepada pemerintah begitu juga sebaliknya bisa terakomodir. Tak hanya sampai disana ide-ide tersebut terasa semakin liar di otak saya, Akhirnya saya memutuskan untuk mengambil Pariwisata sebagai bahan dari Skripsi saya. Sebagai informasi saya kuliah mengambil jurusan Administrasi Negara, nah lho? mungkin banyak yang mengerutkan dahi dan bertanya "kok Administrasi Negara ngambil bahan skripsi tentang pariwisata?" Judul yang saya ambil pada waktu itu adalah "Strategi Promosi Produk Wisata dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Domestik ke Kabupaten Sumedang" panjang banget judulnya?*baru sadar, hehe. Saya memakai pola Kualitatif pada waktu itu, jadi saya bisa bebas memasukkan hal-hal yang saya anggap penting tanpa terlalu banyak rumus, hahahaha..... 

Dan waktu sidang pun tiba, salah satu Penguji Sidang adalah Dosen yang juga merupakan salah satu pejabat di Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kab. Sumedang, alhasil pertanyaan-pertanyaan yang muncul bukan lagi dari skripsi tapi dari kegiatan Master Plan Pariwisata, hehe. Pertanyaannya kok Dosen itu tau tentang kegiatan itu? ya, karena yang mewakili Dinas Kebudayaan & Pariwisata pada saat itu ada beliau. 

Alhamdulillah Skripsi tersebut nilainya memuaskan. Rasa cinta kepada Sumedang makin menjadi pada waktu itu dan sampailah pada ide untuk membuat Kaos dengan tema Sumedang pada tahun 2009. Dikarenakan semasa kuliah saya dan teman-teman mempunyai usaha di bidang konveksi, jadi saya sudah terbiasa dengan design grafis. Ya walaupun otodidak tapi setidaknya bisa mengaplikasikan apa yang ada di otak saya yang kecil ini, hahaha. 

Ide dari mulai #CadasPangeran sampai dengan #MojangSumedang muncul saat itu. Setalah beberapa design terkumpul lalu pemilihan nama untuk merk pun muncul. Nama yang diambil waktu itu adalah "SOK" yang memiliki kapanjangan "Sumedang Original Kaos", namanya oke ga sih?engga ya?pantesan kurang terkenal, hahahaha. Tapi jangan salah kaosnya laku keras lho, walaupun masih dibeli oleh beberapa teman dekat. 

Usaha tersebut akhirnya tidak bisa diteruskan dikarenakan keinginan orang tua yang menginginkan anaknya untuk menjadi "Karyawan" seperti kebanyak orang-orang NORMAL lainnya, hehe. 

5 tahun merupakan waktu yang cukup lama meninggalkan hal yang sangat saya cintai, sampai akhirnya pada tahun 2014 motivasi datang dari Istri saya yang mencoba membangkitkan rasa itu kembali. Istri saya mungkin orang yang rasa cinta terhadap Sumedang lebih besar daripada saya, betapa tidak istri saya merupakan satu-satunya Mojang Sumedang yang bisa membawa nama Sumedang sampai ke tingkat Jawa Barat dalam ajang Mojang Jajaka Jawa Barat 2008. Yaps, dia mendapat Juara Mojang wakil 2 pada waktu itu . Mungkin sampai saat ini belum ada yang memecahkan rekor tersebut, hihi *sombong dikit gapapa kali. hihi. 

Okeh dikarenakan rasa cinta itu kembali memuncak, ide-ide baru mulai bermunculan sampai akhirnya terlintas nama untuk produk kaos tersebut yaitu #ILOVESMD

Mengapa mengambil nama itu? alasannya cukup sederhana yaitu menularkan rasa cinta sumedang kepada semua orang. Semoga dengan makin banyaknya orang yang memiliki Cinta untuk Sumedang, kabupaten kecil ini bisa menjadi kabupaten yang bisa bersaing dengan yang lain. Rasa Cinta merupakan Rasa yang Tulus dan Ikhlas tanpa berharap pamrih apapun, semoga dengan Cinta semua bisa bersatu membangun Sumedang, Amiiiinnn.

+ komentar + 1 komentar

15 September 2016 15.23

kang boleh minta no kontak WA nya? terima kasih

Posting Komentar

 
Copyright © 2014. BukaBaju Template - Design: Gusti Adnyana